Jumat, 23 Agustus 2019

Hal Sederhana Pengubah Kehidupan






Kehidupan merupakan satu kata yang mempunyai makna yang luas. Kehidupan adalah suatu proses yang berlangsung mulai dari manusia pada khususnya dan makhluk hidup pada umumnya, ketika baru dilahirkan ke dunia hingga akhir usianya/kematian. Setiap makhluk hidup pastilah mempunyai kehidupan, entah itu manusia, hewan, atau bahkan tumbuh-tumbuhan. Namun, tentunya antara individu yang satu dengan individu yang lainnya memiliki perbedaan dalam proses kehidupannya.
            Sebenarnya apa tujuan dari hidup itu? Untuk apa kita hidup? Pertanyaan yang sederhana, tapi jarang dipikirkan, dan mungkin banyak yang tidak mengetahui tentang tujuan hidup yang mereka jalani. Ada yang menyebutkan bahwa tujuan hidupnya adalah untuk menggapai kebahagiaan, namun tujuan hidup yang sebenarnya bukanlah hanya sebatas itu, tujuan hidup yang sebenarnya bukan hanya memperoleh kehidupan yang bahagia di dunia namun juga kehidupan yang bahagia di akhirat.
            Hidup kita di dunia ini hanya sekali, jadi pergunakanlah sebaik mungkin agar tidak ada penyesalan setelah meninggalkan dunia ini. Lakukanlah hal-hal yang berguna bagi kehidupanmu kelak, janganlah melakukan hal-hal yang tidak berguna apalagi hanya menimbulkan masalah di dunia ini.
            Cara untuk memperoleh kehidupan yang baik yaitu dengan berpikir ke depan, jangan terpaku dengan kehidupan masa lalu. Masa lalu hanyalah sepenggal kisah yang seharusnya bisa menjadi pelajaran dan membuat kita lebih mengerti tentang arti kehidupan.
            Indikasi dari kebahagiaan dalam hidup bukanlah materi. Orang yang mempunyai bnyak materi, tidak menjamin kalau hidupnya bahagia namun, orang yang jauh dari materi bisa merasakan kebahagiaan hidup. Sebenarnya, mengapa bisa terjadi seperti itu?
Jawabannya sederhana, karena hati kita tidak bahagia. Mungkin kebutuhan materi kita terpenuhi, tapi kebutuhan hati kita tidak terpenuhi. Itulah yang menyebabkan kita tidak bahagia. Sebenarnya untuk bisa bahagia tidaklah terlalu sulit, dimulai dari hal-hal sederhana yang dapat menimbulkan rasa bahagia itu sendiri. Seperti halnya dengan senyum/tersenyum. Tersenyum adalah hal sederhana namun bisa membuat kita bahagia. Tersenyumlah disaat apapun itu. Maksud dari “disaat apapun” disini adalah disaat dimana kita merasakan susah sekalipun. Entah itu karena masalah atau hal-hal yang membuat kita stres.
            Setiap makhluk hidup pastilah mempunyai masalah, entah itu masalah yang sederhana ataupun rumit. Sangat tidak mungkin jika ada yang bilang kalau dirinya tidak punya masalah, kecuali orang yang sudah tidak punya akal, bahkan orang yang tidak punya akalpun mempunyai masalah yaitu bagaimana caranya untuk tetap hidup.
            Penyebab dari masalah tersebut bermacam-macam, bisa karena faktor intern yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu, ataupun faktor ekstern yaitu faktor yang berasal dari luar diri individu. Faktor intern dapat terjadi karena mungkin ada yang salah dengan diri individu itu sendiri, mungkin ada suatu hal yang menyebabkan individu tersebut cenderung untuk menimbulkan masalah-masalah yang dapat memuaskan hatinya. Sebagai contoh, akibat dari broken home, sang anak mengalami depresi, tertekan dan sebagainya, yang menyebabkan anak tersebut cenderung untuk melampiaskan kekesalan yang ada dalam hatinya ke orang-orang atau lingkungan sekitarnya. Sedangkan untuk faktor ekstern, bisa ditimbulkan karena situasi/kondisi dari sekitar individu yang menyebabkannya melakukan masalah. Sebagai contoh, ketika seseorang berada dalam lingkungan yang buruk maka cepat atau lambat orang tersebut akan dapat terpengaruh oleh lingkungannya, entah itu disadari atau tidak oleh individu itu sendiri, tapi yang jelas lingkungan tersebut mempengaruhinya baik secara fisik maupun perbuatannya.
            Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut membutuhkan proses yang tidak sebentar namun, ada satu hal yang dapat memberikan stimulus untuk penyelesaian-penyelesaian selanjutnya. Apakah itu? Yaitu dengan senyum. Dengan tersenyum otot-otot terutama pada muka akan rileks sehingga dapat mengurangi rasa stres dan membuat kita dapat berpikir lebih jernih. Dengan berpikir jernih itulah yang dapat memudahkan dalam menyelesaikan masalah. Serumit apapun yang sedang kita pikirkan, dengan tersenyum akan menimbulkan ketenangan, walaupun hanya sedikit.
                Ketika banyaknya masalah yang harus dihadapi, hal itu dapat menyebabkan terjadinya stres. Seseorang yang dalam kondisi stres biasanya akan melakukan sesuatu yang terlampau batas dan tidak disadari oleh individu itu sendiri sehingga dapat mengakibatkan sesuatu yang tidak diinginkan.
            Stres bisa terjadi karena bertumpuknya masalah-masalah yang sebelumnya belum bisa diselesaikan dan ditambah lagi dengan masalah-masalah yang baru. Sebenarnya jika kita berpikir tenang, kita dapat menyelesaikan masalah-masalah tersebut secara perlahan namun, banyak dari kita yang terlebih dahulu berpikiran bahwa masalah tersebut terlalu sulit untuk diselesaikan, sehingga yang ada hanyalah berbagai macam asumsi-asumsi rumit yang terjadi di dalam otak. Seharusnya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah tersebut namun karena pola pikir kita yang terlebih dahulu menyimpulkan sulit/tidak bisa, maka timbulah hal tersebut. Mungkin ketika dalam kondisi stres kita tidak serta merta bisa berpikir tenang namun, cobalah awali dengan tersenyum, maka setidaknya rasa sulit itu akan perlahan menghilang. Senyum adalah penghilang stres yang sederhana. Jika sedang dalam masalah, usahakan untuk tidak cemberut namun, berusahalah untuk tersenyum.
            Hidup ini hanyalah sekali dan jika tidak dimanfaatkan dengan baik, maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Masalah memang pelengkap kehidupan, jika tidak ada masalah, hidup ini tidaklah bermakna, hidup ini tak akan menyenangkan. Kalau diibaratkan, masalah adalah garam dalam masakan, memang tidak seberapa tapi jika tidak ada itu, maka rasanya akan hambar atau kurang. Begitu pula dengan hidup, hidup ini tak akan lengkap tanpa adanya masalah. Masalah pula yang membuat kita menjadi dewasa. Tanpa adanya masalah, kita hanyalah seorang anak kecil yang tidak memiliki tanggungan untuk hidupnya sendiri, dan segala sesuatunya masih bergantung pada orang lain, tidak mampu melakukan apa-apa, dan hanya bisa mengandalkan orang lain. Dengan adanya masalah, kita dapat berpikir untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, sehingga dapat membuat kita lebih berpikir maju.
            Kebanyakan dari orang besar atau orang hebat adalah orang yang terlahir  dari berbagai situasi dan kondisi yang tidak mudah. Namun, karena kerja kerasnya, mereka dapat keluar dari situasi dan kondisi tersebut dan dapat mengubah diri mereka menjadi orang besar. Orang besar tidak terbentuk begitu saja, melainkan melaui proses yang cukup panjang.
   Janganlah menyerah dengan keadaan, terlebih dengan masalah. Masih ingatkah bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya? Janji itu benar adanya, Tuhan tidak pernah berdusta dengan apa yang telah dijanjikannnya. Begitu pula dengan masalah yang sedang kita hadapi. Masalah tersebut merupakan pemberian dari Tuhan yang tak mungkin Tuhan memberikannya jika kita tidak mampu untuk menghadapinya. Tetaplah yakin, pasti masalah itu akan terlewati, asal kita tetap berpikir tenang dan tidak mengambil keputusan saat dalam kondisi marah, karena segala sesuatunya bisa tak terkendali ketika dalam kondisi marah. Saat hendak marah, tenanglah dan kemudian tersenyumlah, maka perlahan amarah itu akan hilang. Tetaplah semangat untuk menjalani kehidupan, karena disetiap cobaan pasti akan ada hikmah yang dapat kita ambil.
            Waktu akan terus berjalan, dan jika kita tidak mampu untuk memanfaatkan waktu dengan baik, maka kita akan rugi. Yang namanya penyesalan datangnya pasti pada waktu akhir, bukanlah penyesalan jika datangnya diawal. Namun, jika sudah seperti itu, janganlah kita terlalu lama terpaku dengan penyesalan. Sedalam apapun rasa penyesalan, itu tak akan mengubah sesuatu yang telah terjadi, sesuatu hanya bisa berubah jika kita melakukan tindakan. jika kita hanya berdiam diri dan menyesali apa yang sudah terjadi, itu tidak akan berguna. Yang perlu kita lakukan untuk mengubah yang telah terjadi adalah dengan wujud nyata seperti tindakan.
            Agar dapat bertindak, tentunya hal pertama yang harus kita lakukan adalah dengan menata pikiran kita. Terlebih dahulu kita harus membuang pikiran-pikiran negatif yang dapat menghambat jalan pikiran kita. Kita harus selalu optimis. Jangan biarkan pikiran-pikiran negatif atau pesimis ada dalam otak kita, karena jika yang ada dalam pikiran kita adalah pikiran-pikiran positif dan optimis, maka dalam penyelesaian masalah pun akan terasa lebih mudah.
Selain itu janganlah lupa untuk meminta pertolongan atau berdo’a pada Sang Maha Pembuat kehidupan, karena seberapapun kuatnya usaha kita, itu tidak akan berarti tanpa ridho dari-Nya.
            Selain berdo’a, kita juga perlu menjaga hati kita. Tidak perlu memikirkan hal-hal yang tidak perlu untuk dipikirkan. Pikirkanlah hal-hal yang menjadi prioritas kita. Bersyukurlah dengan apa yang kita punya sekarang, belum tentu orang lain bisa mendapatkan apa yang telah kita dapatkan sekarang ini, belum tentu orang lain bisa mendapatkan kesempatan yang sama seperti kita. Janganlah mengeluh, syukuri segala apa yang ada, karena Tuhan pasti akan memberikan apa yang terbaik untuk kita.
            Untuk menjalani kehidupan memang tidaklah mudah, banyak tantangan serta rintangan yang menghadang namun, kita harus yakin segala sesuatu pasti ada jalan penyelesaiannya. Jalan awal dalam menyelesaikannya yaitu dengan senyum. Itulah hal sederhana yang tidak membutuhkan biaya, hal sederhana yang tidak membutuhkan tenaga, serta hal sederhana yang dapat membuat kita bahagia dan dapat mengubah kehidupan kita. Diibaratkan dari yang semula tidak berwarna menjadi penuh warna, dari yang semula terlalu rumit menjadi tidak sulit untuk dilalui. Tersenyumlah disaat susah maupun senang. Disaat susah mungkin kita akan mengalami kesulitan untuk tersenyum, rumitnya permasalahan yang ada diotak membuat kita tidak bisa tersenyum namun, cobalah untuk mengubah kebiasaan tersebut, seberat apapun permasalahan itu, cobalah untuk tersenyum. Dengan begitu dapat mempermudah kita dalam menemukan  cara untuk jalan penyelesaian selanjutnya. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa, hal sederhana yang dapat mengubah kehidupan kita yaitu dengan tersenyum. Maka dari itu, tersenyumlah. Maka hidupmu akan berubah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar